Parikesit vs peterparker ; the sequel

Tiba tiba aja mataku berkaca kaca , aku yang kata temen temen tipikal manusia tanpa empati ,mahkluk arogan yang untuk berinteraksi secara santun ajah susahnya kaya bebek . . , harus menunduk ,angkat topi demi mendengarkan kata kata seorang Parikesit : mati karena tuntutan evolusi.

Ia masih sekarat, sekarang kulihat mahkota itu menggelinding ,mulutnya menyeracau lagi :

BOY , I COULDNT BE WINNER IN THIS GAME , BUT I THINK AS I 'V TRIED GIVE MY BLOOD ,MY EFFORT.I WANT FINISH MY TIME INTO A SATISFIED.

Aku getir . Ia begitu khidmat menyambut yamadipati ,sang betara maut. Mati itu nikmat. Aku bergidik.Ampun Tuhanku.


Boy , tadi spiderman bisa saja ku kalahkan , tadi , kesempatan itu di hadapanku ,karna waktu busurku terentang , dia kehabisan tenaga, persediaan jejaring lengketnya habis .Panah itu nyaris ku lesat kan ,kubidik tepat di empedu dada busung nya.


Aku geram , kenapa , toh harusnya dia menang telak! Aku menggurutu dalam hati : kau kelewat tolol ,my majesty.


Boy , aku nyaris saja melepaskan pegangan genggamanku . Tapi ,tapi boy. . ,aku urungkan!
Ya, kamu cerdas dalam berpikir boy, aku bertanya ,apa jadinya kalau spiderman mati ? Apa jadinya kalau peterparker tewas di tangan parikesit , dunia pasti heboh boy, dan yang membuatku berbalik urung adalah ,anak anak akan membenciku boy. . . ,ya ,anak anak akan kehilangan tokoh idolanya. . .,aku tak ingin mengubah skenario dongeng.Maka kubiarkan kepalaku di hantam dengan tiang listrik itu,merelakan sebelah tanganku ia betot sampai pisah dari badan.
: I HAVE NO CHOICE.

Aku meledak kawan ,ikut hancur ,bangsat benar cerita ini ,epos tiga dimensi kaya warna !

JADI, AKU CUMA MINTA TOLONG ,JAGA NAMAKU ,DEMI HASTINAPURA , DEMI ANAK ANAK YANG BEGITU KUSAYANGI TAWA CERIANYA ,
AKU PARIKESIT , SELALU BERMIMPI MENJADI HERO DI GELEMBUNG GELEMBUNG MIMPI ANAK ANAK, JADI DONGENG SEBELUM TIDUR BAGI MEREKA.
BOY, TUGASKU SELESAI , AKU SUDAH BERHASIL MEMERANKAN KARAKTER TOKOHKU DENGAN SEMPURNA.
mereka , orang orang itu pasti bahagia boy, puas karena hasil poling dari surat kabar NEW YORK TIME menjadi nyata , bahwa hasil akhir pemungutan suara yang sudah di sebar lewat media cetak , media elektronik,stasiun stasiun radio ,sampai jejaring internet dan premium call ,akhirnya kubayar lunas,selunas kengerianku boy. Ya, mereka telah memilih memenangkan spiderman ,persentase mutlak boy ! 74 % suara untuk kemenangan peterparker , 20 % buat kemenanganku , dan 6 % sisanya abstain . Ya , mereka menang , mereka ketawa , mereka bahagia boy. Saat besok pagi pagi terpampang di HEADLINE : PARIKESIT IS DEAD !

Boy , sekarang mahkota itu milikmu PR PR ini jadi hakmu , kenapa hak boy ? Hhh, karena kau tak harus mengerjakanya , tak harus mengambilnya sebagai sebuah kewajiban.
I HAVE TO GO BOY,
. . .OOOM SUASTI ASTU OOOM. . . .

Napas parikesit hilang , suasana sekitarku mencekam. Inikah sebuah kematian ,inikah sesuatu yang dijanjikan itu ? Yang orang kira sebuah skenario ?


Aku terpuruk di tanah tanpa jasad , meraung raung ,menggenggam pasir atau debu ,atau bara.Parikesit moksa.

GOD ALMIGHTY : IF ALL OF THESE JUST A SEQUAL DREAMING, I WANNA STAY FOR A LONGTIME.I DONT WANNA AWAKE,I OUGHT TO CONTINUES THE EPITOME

ya, aku akan memegang janjiku ,my lord,my faith majesty .
Akan kujaga epik ini ,agar kelak ,anak anak menyandingkan namamu sejajar dengan peterparker, aragorn , robinhood,hulk,dan fantastic four.
Agar anak anak ku kelak tiap malem sebelum bobo , bakal ngerengek ama mamanya :
ma ,ma , dongengin lagi dong ma tentang ksatria parikesit dari Hastina . . .

Langit mendadak gag surem lagi , gambar gambar singup berangsur medekati cerah.

Gubraakh. . . !
Sialan. . ., aer ujan masuk ke kamar ,di luar pada bising teriak : BANJIR. . . ,

BANJIR. . . ,

Hah?

Kawan, tadi aku mimpi buruk ya ?

- end -

Tidak ada komentar: