lihat betapa dinding dan jaraknya dirimu


lihat betapa jaraknya dinding ini,
terus mengunci tipis bayanganku,
yang ingin menyentuh warna gaunmu.
engkau sungguh aman.
cuma bisa kumaki dari kejauhan

lihat betapa jaraknya dinding ini,

tak pernah mengijinkanku membangun sebuah pintu.
kau tahu.
aku mirip tumbuhan yang diusir dari hutan.
gigil, makin lapuk dirambati pertanyaan.

lihat betapa jaraknya dinding ini,

hingga kadang kutempelkan telingaku,
membiarkan tiap percakapan lepuh,
barangkali rasa sakit bisa kutebak
ia sudah melangkah seberapa jauh

lihat betapa dindingnya jarak ini,

menelantarkanku,
menghapus plang arah dan nama jalan.
hingga kaki,
tak tahu apa yang ia tuju.
sedang pulang atau hendak bepergian.

lihat betapa dindingnya jarak ini

ditinggalkan tiang lampu perempatan.
kini cuma resonansi,
yang pada dadaku,
kuyakinkan itu detak jantungmu.
yang pada telingaku,
kuyakinkan itu getar tangkup bibirmu.
hihhhhh !


gambar diambil darisini

Tidak ada komentar: