TAJAM BELAHAN GERIMIS



bising yang bergerak ini telah meninggalkan potongan tangan di telingamu: sebuah sejarah  yang sedih kehilangan  perihal penting. yang semestinya hijau dan menghisap. agar aku tetap bisa lurus tak bergoyang ketika berdiri  ketika menghadap. agar suatu ketika jika engkau bosan aku bisa cepat-cepat engkau muntahkan. selalu waktu dan kau yang diam-diam aku yakini mampu merentangkan hal mustahil. menjembatani kokoh—kayu perasaanku perasaanmu yang  tak tahu sebab apa jadi sebegini menggigil.

aku  merah cair  menyala  menyaksikan tahun-tahun berpaling dari upaya mengumpamakan ingatannya kepadamu—yang dihantui suara menghentak tiap kali ada yang membukakan  pintu. berkali-kali kau sangka itu   nasehat ibu yang lama pergi begitu  jauh membawa alasan-alasan dari masa lalu.

selamat datang doa-doaku yang terus alir

aku  akan  selalu  seperti  anak  kecil  yang  senang sekali  kepada  dosa.
aku  yang  selalu  sudah  basah  lebih  dulu  sebelum  sampai  kepada  hujan bulan  juni--mu,  ibu

TERJEMAHAN BEBAS SAYA PADA BEBEBERAPA SAJAK ALLEN GINSBERG*



Five A.M.
Elan  yang meninggalkan  diriku di awang-awang
Di  ruang murni, tak berwaktu, kekal
Bernapas mengubah  ke dalam kata-kata
Mengubah  kembali  jadi  napas
Dalam  seratus -- - dua ratus  tahun
Nyaris  kekal,  26  abad  milik Sappho
Dari  irama  napas—bentangan  waktu, jam-jaam,  kekuasaan, tubuh-tubuh, mobil-mobil,
Kereta tempur,  roket- kapal-kapal-  gedung pencakar langit, dinding  istana negara, kelereng,
Benda-benda seni suku incha,
pikiran--, darimanakah  semua itu berasal?
Angan-angan? Renungan  menawarkan  napas  untukmu? Tuhan?
Nah, ingkari itu,  kau cuma  akan di perangkap  lengan  surga dan neraka-- -
itu membuat  jantung  berdetak  kencang  sepanjang malam.
Membanjiri  pikiran dengan ruang, gaung  kota-kota masa depan.
Megapolitan atau  dusun kecil,  goa  Lassithi  tempat  kelahiran  Zeus—Otsego,
Peternakan,  Kansas.
Sebuah  pertolongan  Buddha,  yang tak menjanjikan sorga—
Kopi, alkohol, kokain,  marijuana, gas tertawa?
Bukan, terlalu  berat  untuk  cahaya  ini  meninggalkan otak
Menuju  langit  biru.
Di  sebuah subuh bulan mei ketika  burung-burung  mulai  berkicau
Di  East  12th Street—
Dari manakah  semua itu datang, kemanakah  semua itu  pergi untuk selamanya?

Allen Ginsberg


  
Understand That This Is a Dream

Nyata  seperti  sebuah  mimpi
Apa yang  akan  aku lakukan  ketika diberi  kesempatan  melayang-layang  seperti ini?
Terbuat  dari  apakah sejatinya  planet ini, bulan ini?
Jika aku mampu  memimpikan   diriku  yang bermimpi/ dan 
memimpikan  sesuatu  yang bisa dimimpikan/
 mampukah aku  memimpikan  diriku  sedang  terjaga/
lalu  mengapa aku  melakukannya?

Mengutip sedikit Lorca

''To see you naked is to recall the Earth.''
--Federico  Garcia  Lorca

BEBERAPA SAJAK FEDERICO GARCIA LORCA* YANG SAYA TERJEMAHKAN




SATURDAY  PASEO:  ADELINA

Buah-buah jeruk
Tidak akan  tumbuh di dasar  samudera
Seperti halnya tidak akan  pernah ada
Cinta di Sevilla
Engkau malam sementara aku padang siang
Maka  kumohon pinjami aku perteduhan

Akan aku kenakan  cerminku yang  cemburu
Perasan  lemon dan jeruk limau-- -
Dari noda dosa kata-katamu
Yang seluruhnya berenang-renang
Demi mengelilingi aku

Buah-buah jeruk
Tidak akan  tumbuh di dasar  samudera
Seperti halnya tidak akan  pernah ada
Cinta di Sevilla

Federico Garcia Lorca



BEFORE  THE  DAWN

Tapi seperti cinta juga
Panah-panah  itu
Ternyata  buta

Di malam yang hijau
Oleh tusukan duri
Akhirnya meninggalkan jejak
Hangat dekapan lili

Utuh bulan
Dibelah ungu awan
Dan sarung panah
Diisi bening embun

Ah tapi  serupa cinta
Panah-panah   itu
Terlampau  buta

Federico Garcia Lorca



WEEPING

Menangis
Akhirnya aku turun ke jalan
Grotesque, tanpa kepastian
Membawa serta kesedihan milik
Cyrano  dan Quixote

Menebus

Tukang Pos


sayangnya, tidak ada tukang pos yang bisa mengirimkan sesuatu dari yang hidup kepada yang sudah mati, atau sebaliknya. padahal aku rakus ingin terus memberi kabar

MENERJEMAHKAN BEBAS BEBERAPA SAJAK JAMES JOYCE*



Because  Your Voice Was At  My  Side
Sebab suaramu  di samping aku
Kemudian  aku  memberinya   kesedihan
Sebab  di dalam tanganku,
Telah lama aku meremas  tanganmu

Tak ada kata maupun tanda
Yang  mampu  mengubahnya—
Suaramulah  si  aneh  yang
Menjelma  karibku sekarang

James Joyce


In the Dark Pine-Wood
Di antara  lebat  pohon cemara
Aku ingin kita berbaring
Di dingin kedalaman
Bayangn  sebuah siang

Betapa manisnya membaringkan diri di sana
Manis untuk menciptakan ciuman
Dimana  hutan cemara  tiba-tiba  raib

ciumanmu akan   lebih manis
dengan  ketidakrapian  rambutmu

dalam hati

dalam hati, saya mengiris diri saya agar bisa bersedih,
dalam hati, saya tombak diri saya agar lekas tersungkur.

PINDAH


mengemasi kardusku, dunia  dari tanganmu  jadi mudah berpindah. bukan tangisan yang akan membawa kita, cintaku. bau  badanku, dan yang  terbawa  rikuh kipas angin akan  melewati  jendela  yang  tidak bisa mencopot dirinya dari sebuah kemarahan.

aku  panggul  foto keluargaku  yang  tangan-tangannya memanjang ingin  memelukkku  dan bertanya  akan aku  arahkan kemana  tungkai  cita-cita meraka.  ternyata  sudah lama  di dalam sana  kenangan  kehilangan  suara-suara  tetangga.  tidak ada halo dan apa kabar. aku paham, kemudian  aku  menyanyi , berupaya mengingkari  perihal  bodoh ini

SEPENGGAL BUSTAMAN



akhirnya aku sampai  di sejarah tanganmu
yang lama mengelabui pandanganku.
anak-anak kecil  berlarian meninggalkan diri mereka,
mencari  daun pintu  di antara gambar-gambar
yang  memeras  masa lalu kotamu

kita jadi kian merasa terdampar, mulut kita
perlintasan bagi  aib orang-orang
yang tersaruk  memanggul